fbpx
Rabu, 27 Oktober 2021

Ulasan Mingguan Forex Trading – 5 Juli 2021

Currency

DXY mengakhiri bulan Juni di level 92,427. Bulan ini, indeks ini naik sekitar 3% setelah pergeseran hawkish yang tak terduga dari the Fed pada saat pertemuannya. Bagian yang tidak konvensional adalah bahwa imbal hasil Obligasi AS tolak ukur sepuluh tahun masih menghasilkan 1,48% terlepas apa pun peristiwa yang terjadi. Bulan ini akan menjadi bulan dengan peristiwa penting bagi bank-bank sentral utama untuk menyampaikan niat kebijakan moneter mereka. Tak satu pun dari mereka, kecuali the Fed, yang melakukannya. Karena itulah, bulan Juni 2021 akan dikenang sebagai bulan ‘berayun’ bagi pasar keuangan. Melihat ulasan perdagangan bulanan pada pasangan EURUSD, pasangan mata uang ini suram oleh nada suara hawkish the Fed dan tidak adanya langkah yang jelas terhadap rangsangan dari ECB. Pasangan mata uang ini mengakhiri bulan Juni di dekat 1,184, yaitu level awal April tahun ini.

Bank of England membiarkan pengaturan kebijakannya tidak berubah, seperti yang sudah diperkirakan. Pasangan GBPUSD berada di bawah tekanan bearish yang intens setelahnya, dan regulator Inggris tetap terdiam terhadap pernyataan the Fed. Pasangan ini kehilangan hampir 3% selama sebulan, ditutup pada level 1,383.

Bank of Canada membiarkan suku bunga utamanya tidak berubah. Pasangan mata uang yang berorientasi pada minyak ini, termasuk di antara beberapa mata uang utama, mengakhiri bulan Juni dengan kenaikan positif. Pasangan USDCAD ditutup pada bulan Juni di dekat 1,24, menambahkan 3% per bulan.

Reserve Bank of Australia (RBA) diperkirakan akan menaikkan suku bunga bulan November mendatang, jauh di lebih awal dari alur waktu 2024. Pasangan AUDUSD turun hampir 3% setelah itu menjadi 0,7470 dan menutup bulan Juni di level itu sepuluh hari kemudian. Bank of Japan membiarkan langkah-langkah kebijakannya tetap tidak berubah, seperti yang diperkirakan. Pasangan USDJPY naik lebih tinggi pada penguatan greenback baru dan tekanan yen Jepang dan naik di atas 111.

Gold

Dari minyak hingga biji-bijian, sebagian besar komoditas berada di posisi tertinggi bulan ini, kecuali emas. XAUUSD mulai menurun sejak awal bulan di tengah kekhawatiran bahwa pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat akan meningkatkan inflasi dan bank-bank sentral utama akan menarik stimulus. Namun, pasangan ini memantul pada data NFP Amerika Serikat yang lemah, dan harganya lebih dari USD1.900. Kendati demikian, pembicaraan tentang pengetatan moneter membuat pasangan mata uang turun ke level terendah dua bulan di USD1.750. Logam kuning ini menutup Juni di level awal Mei di USD1.770.

Emas menyaksikan kerugian bulanan terburuk dalam hampir lima tahun karena kata-kata hawkish the Fed. Poin pentingnya adalah bahwa baik pengurangan stimulus maupun kenaikan suku bunga kemungkinan tidak akan terjadi dalam waktu dekat. Para eksekutif the Fed terus mengomentari kata-kata para pejabat bank sentral sejak pertemuan FOMC itu. Setiap nada hawkish dari pejabat the Fed menurunkan harga XAUUSD lebih dari yang akan diangkat oleh komentar dovish.

Para trader menaikkan posisi bullish mereka dalam emas COMEX dalam sepekan hingga 23 Maret, kata Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS.

SourceOCTA FX
- Advertisement -

Artikel Lainnya

- Advertisement -

Artikel Lainnya