fbpx
Selasa, 3 Agustus 2021

Aktifitas Pabrik Jepang Melambat

Momentum ekonomi di Jepang sepertinya sedikit memudar sebelum berlangsungnya perhelatan Olimpiade Tokyo yang akan diadakan di bulan depan, menyusul laporan yang menunjukkan aktifitas pabrik di negara ekonomi terbesar ketiga dunia tersebut, berjalan di laju paling lambatnya dalam empat bulan terakhir di bulan Juni.

Secara keseluruhan aktifitas bisnis di sektor swasta mengalami kontraksi dalam dua bulan terakhir secara berturut-turut, akibat data manufaktur yang lebih lemah serta sektor jasa yang terus mengalami penyusutan, sehingga membuyarkan prospek pertumbuhan ekonomi Jepang di kuartal kedua ini.

Data au Jibun Bank Flash Japan Manufacturing PMI dilaporkan turun ke tingkat penyesuaian musiman di angka 51.5 pada bulan ini, dari 53.0 di bulan Mei sebelumnya, yang sebagian besar diakibatkan oleh penurunan output yang tajam.

Penyusutan output berada di laju tercepatnya sejak bulan November lalu, yang sekaligus menggarisbawahi tekanan yang dihadapi oleh perusahaan Jepang akibat pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah, sebagai tanggapan terhadap krisis kesehatan yang melanda.

Usamah Bhatti yang menjabat sebagai ekonom di IHS Markit selaku lembaga penyusun survei, mengatakan bahwa data flash PMI menandakan adanya penurunan yang lebih cepat dalam aktifitas bisnis, sementara itu sektor pabrikan tengah menghadapi gangguan terhadap kondisi operasional mereka dari adanya pembatasan Covid-19 yang tengah berlangsung serta tekanan dari gangguan terhadap rantai pasokan.

Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa pesanan secara keseluruhan serta pesanan ekspor mengalami peningkatan, namun berada pada kecepatan yang lebih lemah dibanding bulan sebelumnya.

Namun demikian sebagian besar optimisme dari para produsen untuk tahun depan masih tetap stabil, di tengah harapan bahwa peluncuran vaksin yang mengalami penundaan di Jepang berpotensi mengarah pada pelonggaran pembatasan virus corona sehingga akan memicu pemulihan ekonomi.

Survei tersebut juga menyoroti kondisi yang parah di sektor jasa, dengan mencatat kontraksi aktifitas sektor tersebut selama 17 bulan berturut-turut, meskipun penurunan ini sedikit mengalami perlambatan, dimana data au Jibun Bank Flash Services PMI tercatat dalam penyesuaian musiman di angka 47.2 dari 46.2 di bulan Mei sebelumnya.

Sedangkan untuk data au Jibun Bank Flash Japan Composite PMI, yang menghitung akumulasi dari aktifitas sektor manufaktur dan jasa, dilaporkan turun di angka 47.8 di bulan Juni, dari pencapaian data final di 48.8 pada bulan Mei sebelumnya.(WD)

- Advertisement -

Artikel Lainnya

- Advertisement -

Subscribe to our newsletter

Dapatkan berita terupdate dan konten - konten menarik seputar forex.