fbpx
Senin, 29 November 2021

Emas Berpotensi Mencatat Kenaikan Mingguan

Penurunan imbal hasil Treasury AS telah berperan penting dalam menciptakan dorongan bagi komoditas Emas naik sejak sesi perdagangan Asia pagi ini, dan berpotensi mencatat kenaikan mingguan untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, meskipun Dollar hingga siang ini masih mencatat kenaikan tipis akan tetapi menjauh dari level tertinggi tiga bulannya.

Dari sisi fundamental diberitakan bahwa European Central Bank telah menetapkan target inflasi baru sebesar 2% dalam tinjauan kebijakan 18 bulan di hari Kamis kemarin, sekaligus menambahkan bahwa mereka tengah mempertimbangkan untuk mentolerir overshoot secara moderat.

Pendekatan kebijakan yang diambil oleh ECB ini terlihat kontras dengan pendekatan yang dilakukan oleh Federal Reserve, yang mengisyaratkan persiapan untuk mengurangi asetnya dalam risalah pertemuan kebijakan bulan Juni di hari Rabu waktu AS kemarin.

Namun demikian sejumlah investor tidak memperkirakan bahwa pasar global akan mengalami “taper-tantrum” yang keras, seperti yang terjadi di tahun 2013 silam, akan tetapi The Fed diperkirakan akan membahas lebih lanjut kebijakan pengurangan pembelian asetnya pada pertemuan tahunan di Jackson Hole pada bulan Agustus mendatang.

Selain itu para investor juga mencerna data yang dirilis Cina di hari sebelumnya, yang menunjukkan indeks harga produsen negara tersebut mencatat pertumbuhan 8.8% di tingkat tahunan pada Juni lalu, yang menurun dari pertumbuhan 9% pada bulan Mei sebelumnya, serta indeks harga konsumen yang tumbuh 1.1% di tingkat tahunan pada bulan Juni, yang lebih kecil dari perkiraan 1.3% dan mengalami kontraksi 0.4% di tingkat bulanan.

Logam Mulia mendapatkan kembali keuntungannya di bulan ini, menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona varian Delta yang dinilai lebih menular, sehingga hal ini kemungkinan berarti pemerintah harus memperluas dukungan moneternya ke ekonomi yang masih dalam kondisi rapuh.(WD)

- Advertisement -

Artikel Lainnya

- Advertisement -

Subscribe to our newsletter

Dapatkan berita terupdate dan konten - konten menarik seputar forex.