fbpx
Rabu, 27 Oktober 2021

Reformasi Penghitungan Suku Bunga Cina Mengurangi Tekanan Biaya

Sebuah badan industri Cina yang mengawasi suku bunga mengatakan bahwa langkah reformasi terhadap cara bank sentral untuk menghitung suku bunga deposito dinilai akan membantu mengurangi tekanan terhadap biaya pendanaan bank, meskipun ada dampak terhadap pemberi pinjaman dan deposan yang terbatas.

Mereka juga mengatakan bahwa praktik mengalikan suku bunga acuan sebelumnya telah mendorong biaya pendanaan keseluruhan pemberi pinjaman karena beberapa dari mereka telah menggunakan produk inovatif guna memikat simpanan serta mendorong pesaing untuk menaikkan suku bunga simpanan jangka panjangnya.

Lembaga Self-Disciplinary Mechanism for the Pricing of Market-Oriented Interest Rates mulai awal pekan ini pemerintah Cina akan mengizinkan pihak bank untuk menetapkan batas atas suku bunga deposito mereka dengan menambahkan basis poin ke suku bunga acuannya, yang menjadi pergeseran dari praktik sebelumnya yang mengalikan suku bunga acuan.

Plafon suku bunga deposito bank dengan jangka waktu yang lebih dari satu tahun diketahui telah mengalami penurunan mengikuti langkah reformasi, sementara batas pada suku bunga deposito bank dalam jangka waktu enam bulan atau kurang dari itu telah mengalami peningkatan.

Lebih lanjut badan industri tersebut mengatakan bahwa skema baru menghilangkan efek leverage, sehingga kesenjangan antara suku bunga deposito jangka panjang dan jangka pendek akan dipersempit, yang menciptakan suasana kondusif yang memandu deposito bank untuk kembali ke struktur jangka waktu yang wajar.

Sebuah sumber yang mengetahui akan hal ini mengatakan kepada Reuters, bahwa Cina berencana untuk mereformasi cara bank untuk menghitung suku bunga deposito, serta menetapkan plafon baru hingga 75 basis poin di atas suku bunga acuan untuk beberapa lembaga pemberi pinjaman.

Disebutkan bahwa semua bank akan diizinkan untuk menambahkan hingga 20 basis poin (bps) ke suku bunga acuan pada giro dan bank-bank kecil di Cina serta bank asing akan diizinkan untuk menambahkan hingga 75 bps ke suku bunga acuan pada suku bunga deposito.

Seorang analis di China Securities mencatat bahwa langkah reformasi ini akan membantu pihak bank untuk menjaga margin bunga dan profitabilitas yang wajar, yang akan memberi arti yang penting untuk memastikan pasokan kredit berkelanjutan bank ke ekonomi riil.

Pada hari ini PBOC mempertahankan suku bunga pinjaman acuannya, suku bunga dasar pinjaman (LPR), tidak berubah untuk bulan ke-14 secara berturut-turut pada penetapan Juni, sementara suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) dipertahankan pada 3.85%.

Dengan demikian margin yang wajar antara suku bunga deposito bank-bank kecil dan menengah dan bank-bank milik negara akan kondusif untuk menjaga lingkungan persaingan pasar yang relatif seimbang saat ini.

Menyusul pertemuan reformasi suku bunga yang diadakan di Beijing, Shenzen Special Zone Daily mengatakan bahwa sejumlah bank di Shenzen telah menurunkan suku bunga deposito mereka, sembari mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.(WD)

- Advertisement -

Artikel Lainnya

- Advertisement -

Subscribe to our newsletter

Dapatkan berita terupdate dan konten - konten menarik seputar forex.