fbpx
Rabu, 4 Agustus 2021

Pivot Point

Materi Forex Lanjutan

A. Analisa Fundamental

  1. Data Ekonomi
  2.  

B. Analisa Teknikal

  1. Chart
  2. Trendline
  3. Channel
  4. Support Dan Resistance
  5. Indikator Trading

Pivot Point adalah salah satu  teknik yang digunakan trader bahkan sebelum adanya trading platform online, pivot point menghitung area keseimbangan harga dan level support resistance dari keseluruhan gerak market. Level-level ini dihitung dari data sesi perdagangan hari sebelumnya yang menggunakan harga buka, tutup, tertinggi, dan terendah Karena forex adalah market yang buka 24 jam, sebagian besar trader forex menggunakan waktu penutupan sesi New york sebagai acuan penutupan hari.

Salah satu keuntungan pivot point adalah sifatnya yang objektif, sama halnya seperti Fibonacci banyak trader yang mengamati level-level ini sehingga efektifitasnya sangat tinggi. Salah satu keuntungan menggunakan pivot point adalah sifatnya yang objektif dan statis, sehingga sangat mudah untuk menguji efektifitasnya terhadap pergerakan harga. Jika anda mengalami kesulitan untuk menghitung pivot point , sekarang sudah banyak indicator-indikator buatan yang menghitung secara otomatis level-level tersebut.

Titik pivot dapat digunakan dengan dua cara. Cara pertama adalah dengan menentukan tren pasar secara keseluruhan. Jika harga pivot point ditembus dalam gerakan ke atas, maka pasar sedang bullish. Jika harga turun melalui titik pivot, maka itu adalah bearish.

Metode kedua adalah menggunakan tingkat harga pivot point untuk masuk dan keluar pasar. Misalnya, seorang pedagang mungkin membuat pesanan terbatas untuk membeli 100 saham jika harga menembus level perlawanan. Alternatifnya, seorang trader mungkin menetapkan stop loss pada atau dekat level support.

Strategi trading menggunakan level pivot kurang lebih sama seperti support & resistance. Saat harga berkali-kali bergerak ke arah sebuah level support atau resistance lalu memantul kembali, maka makin kuatlah level support atau resistance tersebut.

Pun sama halnya dengan level pivot. Bila Anda melihat sebuah level pivot yang cukup kuat, ini adalah kesempatan yang baik bagi Anda untuk menyusun strategi trading. Ada dua kondisi pasar yang mana level pivot bisa digunakan, yakni kondisi pasar ranging dan kondisi pasar breakout. Mari kita bahas satu persatu.

level pivot di kondisi pasar ranging

Inti dari trading menggunakan pivot point ini kurang lebih seperti ini:

  • Jika harga mendekati salah satu level resistance (R1, R2, R3),Anda bisa pasang posisi sell dan menempatkan stop loss sedikit di atas level resistance.
  • Jika harga mendekati salah satu level support (S1, S2, S3),Anda bisa pasang posisi buy dan tempatkan stop loss sedikit di bawah level support.

Formula Atau Rumus Pivot Point

Pivot point (PP) = (O + H + L + C) / 4

Level Support Dan Resistance Kemudian Dihitung Dari Titik Pivot :

R1 = (2 x Pivot) – Low Price
R2 = Pivot + (High Price –Low Price)
R3 = High Price + 2 (Pivot – Low Price)

S1 = (2 x Pivot) – High Price
S2 = Pivot – (High Price – Low Price)
S3 = Low Price – 2 (High Price – Pivot)

- Advertisement -

Artikel Lainnya