fbpx
Senin, 29 November 2021

Trendline

Materi Forex Lanjutan

A. Analisa Fundamental

  1. Data Ekonomi
  2.  

B. Analisa Teknikal

  1. Chart
  2. Trendline
  3. Channel
  4. Support Dan Resistance
  5. Indikator Trading

Trendline adalah suatu garis lurus yang menjadi alat bantu untuk melihat trend harga. Arah trend atau kekuatan dari trend tersebut dapat terlihat dari kemiringan sebuah garis trend. Selain itu, kita juga dapat melihat apakah trend tersebut mempunyai kecendrungan pola melebar, mengerucut, atau sama dari segi jarak harga.

A. Trendline

Trendline mempunyai 3 fungsi yaitu :

  1. untuk melihat arah trend,
  2. melihat kekuatan trend, dan
  3. melihat pergerakan dalam sebuah trend.

Pertama, untuk melihat arah trend naik atau turun, kita dapat mengacu kepada kemiringan arah trendline. Pada kondisi trend naik, trendline akan terlihat miring ke atas (ascending/rising). Pada kondisi trend turun, trendline  akan terlihat miring ke bawah (descending/falling). Kedua,  untuk melihat kekuatan trend, kita dapat menilai dari tingkat kecuraman sebuah trendline, maka kita dapat menilai perbandingan kekuatan antara pembeli dan penjual pada saat itu semakin besar.

Namun, biasanya sebuah trend yang bertahan cukup lama mempunyai kemiringan relatif sebesar 45o. Sebuah pola pergerakan harga yang bergerak dalam 2 garis trend yang sejajar merupakan pergerakan harga yang paling ideal.

Kecenderungan Trendline

 

Trendline – Trendline Ideal

Berdasarkan jenisnya, trendline dibagi menjadi trendline support dan trendline resistance. Kedua garis dapat digambarkan pada setiap trend naik atau turun. Berdasarkan jenisnya pula, posisi garis trend support selalu berada di sisi bawah dari pola harga, sedangkan posisi garis trend resistance selalu berada di sisi atas dari pola harga. Garis trend support dibuat dengan menghubungkan titik bottom pertama dengan titik bottom terakhir dari sebuah trend. Garis trend resistance dibuat dengan menghubungkan titik top pertama dengan titik top treakhir dari sebuah trend.

Trendline – Uptrend

Trendline – Downtrend

Sebuah garis trend juga dapat bergesar berdasarkan kondisi terakhir dari titik-titik top maupun bottom pada sebuah trend. Sebagai contoh, lihat pada gambar di bawah ini.

Trendline – Pergeseran Trendline

Fungsi lain dari garis trend adalah sebagai sinyal perubahan arah trend. Perlu diperhatikan, bahwa pengertian sinyal perubahan arah trend disini bukanlah sinyal untuk melakukan transaksi jual dan beli semata. Pada dasarnya, apabila sebuah garis trend berhasil ditembus, trend masih mempunyai titik top ataupun bottom terakhir yang menjadi acuan. Kategori menembus (break) berlaku apabila candle/bar ditutup (close) melewati support atau resistance. Apabila sebuah support maupun resistance hanya dilewati oleh shadow/wick dari sebuah candle/bar, maka kategorinya hanya menyentuh (touch).

Contoh Trendline Pada Platform Metatrader

B. Vertikal Line

Vertikal line atau garis vertikal adalah alat bantu para pelaku pasar untuk memberi tanda pada chart/grafik untuk melihat keterangan waktu dari setiap candle dalam grafik sesuai time frame yang dipilih. Untuk menggunakan vertical line pada metatrader 4,

  • klik insert pada tab utama,
  • klik lines,
  • lalu pilih vertical line.

Contoh penggunaan vertikal line dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Contoh Vertikal Line

C. Horizontal Line

Horizontal line atau garis horizontal adalah alat bantu para pelaku pasar untuk memberi tanda pada harga grafik. Untuk menggunakan horizontal line pada metatrader 4,

  • klik insert pada tab utama,
  • klik lines,
  • lalu pilih horizontal line

Contoh penggunaan vertikal line dapat dilihat pada gambar dibawah.

Contoh Horizontal Line

D. Trenline by Angle

Trendline by angle adalah salah satu teknik untuk menentukan titik top atau bottom pada trend naik atau turun dengan cara menarik garis sudut 30o, 45o, dan 60o pada titik top atau bottom awal gelombang. Sudut harga yang melebihi 60o artinya harga bergerak sangat kuat, kekuatan salah satu mendominasi pasar, dalam trend naik menunjukkan para pembeli mendominasi pasar, sedangkan pada trend turun menunjukkan para penjual mendominasi pasar. Sudut ideal dalam suatu trend sekitar 45o. Apabila sudut harga yang terbentuk antara 30o-45o hal ini menunjukkan pasar mengalami pelemahan, namun masih bisa berpeluang terjadi pembalikan meneruskan trend yang sedang berlangsung. Sudut dibawah 30o menunjukkan harga yang terjadi tidak kuat bergerak jauh, sehingga kemungkinan besar akan berbalik arah.

Cara membuat trendline by angle pada grafik yaitu dengan;

  • mengklik menu insert,
  • lalu klik lines,
  • kemudian pilih trendline by angle.

Tentukan titik awal trendline, dalam trend naik, tarik garis trendline by angle dari titik terendah hingga membentuk sudut 30o, 45o, dan 60o. Begitu pula pada trend turun, tarik garis trendline by angle hingga membentuk sudut 330o, 315o, dan 300o.

Contoh Trenline By Angle

 

- Advertisement -

Artikel Lainnya